KARO

Gempa Rusak Gedung SD, Siswa Belajar di Jambur Desa

print

Pintu Gerbang sekolah SD Gung Pinto dipasang garis polisi,Rabu (25/1). KABAR SUMUT/robinson purba

TANAH KARO | KABAR SUMUT

Dampak gempa bumi tektonik magnitudo yang berskala 5,6 SR dengan pusat di daerah Deli Serdang beberapa hari yang lalu mengakibatkan gedung Sekolah Dasar (SD) Gung Pinto di desa Gung Pinto Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo mengalami rusak parah. Akibat dari gempa tersebut, proses kegiatan belajar mangajar (KBM) sekolah itu dilaksanakan di Jambur (Losd) desa tersebut menunggu bangunan sekolah diperbaiki.

Menurut keterangan salah seorang relawan BPBD untuk penanganan bencana Pelin Depari Rabu (25/1) mengatakan proses KBM sekolah tersebut untuk sementara dilakukan di Jambur desa karena gedung sekolah yang rusak akibat gempa. Seluruh siswa mulai dari kelas I- VI siswa di sekolah itu mengkuti KBM di Jambur dengan beralaskan tikar seadanya. Namun begitu, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar walau tak seefektif seperti biasanya.

Kabid Kedaruratan BPBD Karo Natanail Peranginangin saat di hubungi melalui telepon selular, mengatakan seharusnya BPBD Karo mendirikan tenda darurat sementara untuk tempat kegiatan belajar mengajar siswa karena gedung yang rusak. Namun pihaknya belum dapat melakukan pemasangan tenda karena lokasi masih belum memungkinkan.

“Menurut kabid TK/SD dinas pendidikan karo, dinas PU dan BPBD akan membangun tenda tapi karena hujan terus menerus alat berat terkendala beroperasi dan belum bisa diteruskan,” katanya.

Lanjutnya,BPBD Karo sudah sepakat dengan Kepala Desa setempat dan Kepala Sekolah agar KBM sementara dilaksanakan di jambur. “Kalau cuaca sudah bagus dan lahan sudah siap, segera kita bangun tenda menunggu sekolah yang rusak diperbaiki,” ujarnya.

Sementara pantauan Kabar Sumut, gerbang SD Gung Pinto diberikan police line Do Not Cross.

  • ROBINSON PURBA¬†
Ke Atas