Hukum

Tim Saber Pungli OTT Dinas Lingkungan Hidup Karo

Ruangan TIPIKOR Polres Karo tempat pemeriksaan staff dan PHL lingkungan hidup Karo pada saat di amankan tim Saber Pungli. KABAR SUMUT/ robinson purba

TANAH KARO | KABAR SUMUT

Tim Saber Pungli Kabupaten Karo yang dibawahi Wakapolres Karo Kompol R Fahlevi layak di acungkan jempol. Pasalnya setelah dibentuk dan dikukuhkan seminggu yang lalu,tim langsung bekerja dan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo Senin (6/3).

Dari operasi tersebut, sebanyak 4 orang pegawai dan staf honorer di dinas tersebut digelandang dan diamankan ke Mapolres Karo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tak hanya itu, sebanyak 3 orang pegawai harian lepas pun juga ikut diamankan.

Data yang diperoleh KABAR SUMUT di lapangan, nama-nama yang di amankan oleh tim Saber Pungli, Hotman Brahmana (Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup), Esron Saragih (Kasi Penyapuan & Pengangkutan Dinas Lingkungan Hidup), Dili BR Sembiring (Pegawai Honor Dinas Lingkungan Hidup Bidang Kebersihan) dan Puri Melisa BR S (Pegawai Honor Dinas Lingkungan Hidup Bidang Kebersihan).

Kemudian 3 (tiga) orang Pegawai Harian Lepas Dinas Lingkungan Hidup ( Supir Truck Sampah) yakni Putra Azhari P Surbakti (29 th), Reza Roy Nadeak (22th), Feri Sembiring (36 th).

Hingga pukul 23:30 di Mapolres Karo, seluruh yang diamankan tim saber pungli masih menjalani pemeriksaan,bahkan terlihat personel penyidik kepolisian ada yang membawa hard disk komputer.

Saat tim tipikor sedang melakukan pemeriksaan, Kadis Lingkungan Hidup Timotius Ginting mendatangi Mapolres Karo dan langsung memasuki ruangan Tipikor Polres Karo walau belum di panggil oleh penyidik. Akibat ulahnya, ia pun diusir paksa oleh petugas untuk segera keluar dari ruangan tipikor. Selain barang bukti dokumen, penyidik juga turut mengamankan sejumlah uang ratusan juta rupiah yang dikemas diikat dengan karet.

Saat dikonfirmasi Kepala Saber Pungli yang juga Wakapolres Karo, membenarkan penangkapan tersebut. Namun ia masih enggan merinci tentang operasi tangkap tangan tersebut. “Masih diselidiki dan didalami, nanti kalau sudah duduk (perkaranya), akan digelar dan dilakukan konferensi pers, “katanya.

  • ROBINSON PURBA¬†
Ke Atas