Kabanjahe

WARGA DESA GURUKINAYAN YANG BERDOMISILI DI LUAR GURUKINANAN MEMINTA KEJELASAN

KABAR SUMUT/robinson purba

TANAH KARO | KABAR SUMUT

Warga Desa Gurukinayan Kecamatan Payung yang berdomisili di luar Desa Gurukinayan kembali berunjuk rasa di Kantor Bupati Karo,Selasa (18/7).

Amatan Kabar Sumut, warga yang berunjuk rasa ingin mempertanyakan kejelasan data- data yang sudah diajukan namun belum di verifikasi dan di SK-Kan oleh Pemkab Karo terhadap aset, baik lahan usaha tani maupun rumah untuk segera mendapatkan dana stimulan.

Aksi ini diterima oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana,SH, Wakil BUpati KAro Cory S Sebayang ASisten Pemerintahan Setda Kab Karo Suang Karo-Karo, Kalak BPBD Kabupaten Karo Ir. Martin Sitepu, Asdep Tanggap Cepat Bencana Kemenko PMK Joko Yuwono, Kabid Bantuan Darurat Kemenko PMK Nelson Harahap di aula kantor Bupati Karo.

“kehadiran kami disini untuk mempertanyakan kejelasan verifikasi data bantuan dana stimulan dan agar pemkab karo segera di buat SK karena kami sudah terlalu lama menunggu” ungkap Tonson Surbakti selaku penanggungjawab unjuk rasa

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, bersama Wakil Bupati KAro Cory S Sebayang,Asisten Pemerintahan Setda Kab Karo Suang Karo-Karo, Kalak BPBD Kabupaten Karo Ir. Martin Sitepu, Asdep Tanggap Cepat Bencana Kemenko PMK Joko Yuwono, Kabid Bantuan Darurat Kemenko PMK Nelson Harahap secara bergantian menanggapi tuntutan masayaratakat tersebut.

Sementara, Kalak BPBD Karo Martin Sitepu menyampaikan atas permohonan masyarakat desa Gurukinayan menyampaikan permintaan maaf Pemkab Karo atas keterlambatan proses verifikasi dan pembuatan SK tersebut mengingat berbagai kegiatan yang sangat mendesak dan prioritas untuk ditangani seperti masyarakat pengungsi yang masih berada di posko pengungsian

“Pemkab Karo melalui BPBD Karo bersama tim Verifikasi akan segera melakukan verifikasi berkas yang sebenarnya tim ini juga tetap melaksanakan tugas penanganan bencana yang prioritas dan mendesak”ungkap Martin.

Hal senada juga diungkapkan Kemenko PMK agar masyarakat tetap bersabar karena prinsip penanganan korban bencana dilakukan dengan penanganan prioritas sesuai dengan kondisi kebencanaan yang ada di daerah. Kemenko PMK berharap penanganan bencana ini tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Bupati Karo juga menambahkan agar masyarakat tetap sabar dan tetap pada mekanisme dan peraturan yang berlaku.

“masih banyak masyarakat kita yang tinggal di Posko pengungsian, itu yang kita prioritaskan terlebih dahulu, tetap sabar dan ikuti mekanisme dan peraturan yang berlaku”ungkap Bupati Karo

Aksi unjuk rasa berlangsung damai, juga terlihat Kepolisian dari Polres Tanah Karo dan Satpol PP Karo berjaga-jaga di sekiling Kantor Bupati Karo.

  • ROBINSON PURBA
Ke Atas