KARO

Bantah Isu Viral Penutupan Jalan di Karo, Irganda Siburian : Penutupan Jalan 24 April 2018

Pelaksanaan rapat koordinasi rencana penutupan badan jalan nasional dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Karo, Jumat (20/4/2018). KABAR SUMUT/Ist
print

TANAH KARO – KABAR SUMUT

PPK 18 Satker Metropolitan Medan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan, Ir. Irganda Siburian menegaskan tidak pernah mengeluarkan statement (pernyataan) terkait penutupan jalan pada tanggal 21 April 2018, baik di media massa maupun di media sosial (medsos).

Pernyataan ini disampaikan saat bertemu Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu SIK dan Kepala Bappeda Karo Ir. Nasib Sianturi M.Si di ruang kerja Bupati Karo, Jumat (20/4/2018) sebelum menggelar rapat koordinasi terkait rencana penutupan jalan.

“Kenapa isu ini sudah viral ditengah-tengah masyarakat? Padahal saya tidak pernah memberikan pernyataan tersebut, apalagi ke publik. Ini isu sensitif, khusus bagi pengusaha di Karo. Jika rencana penutupan jalan ini sudah ditentukan, untuk apa dilaksanakan rapat lanjutan hari ini?,” jelas Irganda.

Kepala Bappeda Karo Ir. Nasib Sianturi M.Si menjelaskan, sesuai kesepakatan bersama berdasarkan hasil rapat hari ini, diputuskan bahwa penutupan badan jalan nasional Km 63, tepatnya di kawasan simpang Listrik Atas Berastagi Jalan Djamin Ginting Berastagi, akan dilakukan pada Selasa 24 April 2018 mendatang.

“Penutupan jalan ini dilakukan terkait perbaikan cross drain (saluran drainase me­lintang) di kawasan tersebut. Penutupan mulai dilakukan pukul 23.00 WIB dan esok harinya Rabu 25 April 2018 pukul 00.00 WIB pengerjaan akan dimulai. Lalu lintas diarahkan ke jalur alternatif,” jelas Nasib.

Menurutnya, dari hasil kajian dalam rapat tersebut, pengerjaan jalan ini diperkirakan memakan waktu 5 – 6 jam. Meski demikian, jalur tersebut baru dapat dilalui dengan satu jalur menggunakan jembatan bailey. Ini sesuai dengan master plan yang direncanakan PPK 18 Satker Metropolitan Medan BBPJN II Medan.

Sementara, Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu SIK menegaskan, pihaknya siap membantu jika kesepakatan tersebut sudah final. Sesuai peran dan fungsi kepolisian, kata dia, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan jalan dari Medan menuju Berastagi.

“Bagi masyarakat yang datang dari Medan menuju Berastagi, harus melintas dari jalan alternatif kearah simpang Pelawi tembus ke jalan Desa Jaranguda. Demikian juga bagi masyarakat menuju ke Tigapanah, harus melalui simpang Desa Tongkoh menuju Desa Barusjahe keluar Tigapanah,” jelas Benny.

“Saya sudah tugaskan Kasat Lantas Polres Karo agar berkoordinasi dengan Pemkab Karo terkait pengalihan jalan tersebut. Untuk himbauan kedepan agar masyarakat mengetahui tentang pengalihan jalan tersebut, mekanismenya sudah ada di Pemkab Karo dan PPK Balai Besar,” tutupnya.

Hadir dalam rapat koordinasi ini diantaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karo Ir. Paten Poerba, Kasat Lantas Polres Karo AKP Edward Simamora dan Camat Berastagi Mirton Ketaren.

  • FERRI
Ke Atas