KARO

Bupati Karo Tinjau Pengukuran Pelebaran Jalan Kabanjahe – Berastagi Tahap II

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH bersama Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba M.Si saat meninjau pengukuran pelebaran jalan di simpang Ujung Aji Berastagi. KABAR SUMUT/Ist

print
TANAH KARO – KABAR SUMUT

Rencana pelebaran jalan Kabanjahe – Berastagi tahap II mulai dilakukan pengukuran mulai dari Desa Sumber Mufakat Kabanjahe hingga simpang Ujung Aji Berastagi, Jumat (11/5/2018). Pengukuran jalan dan pemasangan patok ini ditinjau oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekdakab Karo Drs. Kamperas Terkelin Purba M.Si, Kepala Bappeda Karo Ir. Nasib Sianturi M.Si, Kepala Dinas PUPR Karo Ir. Paten Poerba,  Camat Berastagi Mirton Ketaren, Kepala Desa Rumah Berastagi Saiman Ginting dan Kepala Desa Raya Amos Ketaren.

Sekdakab Karo kepada Bupati Karo menyampaikan, pengukuran jalan pembuatan patok ini sebagai tindaklanjut dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Medan, untuk rencana pelebaran tahap II.

“Untuk teknisnya, Kepala Dinas PUPR dan Camat Berastagi menyiapkan seluruh alat ukur dan patok. Selain itu, data pagar dan rumah warga yang terkena pelebaran jalan. Warga meminta agar jembatan dan pagar rumah mereka diperbaiki. Anggarannya akan diajukan di P-APBD Karo,” jelasnya.

Camat Berastagi Mirton Ketaren menyampaikan, masih ada kendala terkait pelebaran jalan tersebut, meski sudah di sosialisasikan kepada pemilik tanah dan rumah. Dijelaskan, dari 200 KK di Desa Raya, yang belum setuju mencapai 20%. Jumlah yang sama juga terjadi di Desa Rumah Berastagi.

“Alasan tidak setujunya sebagian warga dikarenakan pemilik tanah yang terkena pelebaran tidak berdomisili di Desa Raya maupun di Desa Rumah Berastagi. Inilah kendalanya saat ini di lapangan,” jelasnya.

Sementara, Bupati Karo mengharapkan kepada para OPD untuk merapatkan barisan dan berkoordinasi terkait kendala dan hambatan agar ditemukan solusi. Dengan demikian, kata dia, pelebaran jalan tahap II ini dapat berjalan sesuai program yang ditargetkan pemerintah.

“Pengukuran jalan sudah dilaksanakan, tinggal pelaksanaannya. Rencana pelebaran jalan ini dilakukan sesuai dengan tahap I yang dibangun dari tengah badan jalan. Di bagian kiri dan kanan jalan akan dikorek, masing-masing terkena 11 meter. Total lebar jalan yakni 22 meter,” tutupnya.

  • FERRI
Ke Atas