KARO

Bupati Karo Minta Gandeng Pihak Swasta Majukan Pariwisata

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH berfoto bersama para GM Perhotelan pada pertemuan di gedung kesenian Open Stage Berastagi. KABAR SUMUT/Ist
print

TANAH KARO – KABAR SUMUT

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengaku kecewa atas lambannya roda pergerakan di sektor pariwisata. Untuk itu, Terkelin meminta pihak SKPD yang bersangkutan terkait penanganan ini segera bergegas untuk berkolaborasi dengan menggandeng pihak swasta.

Hal ini disampaikan Bupati Karo pada pertemuan dengan para General Manager (GM) perhotelan di Karo terkait pembahasan pariwisata yang digelar di gedung kesenian Open Stage Berastagi, Rabu (16/5/2018). Ia juga menyarankan penyeragaman rate (tingkat) hotel yang merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Salah satu upaya memajukan pariwisata adalah berkolaborasi dengan pelaku pariwisata secara langsung yakni dimulai dari dunia perhotelan. Penyeragaman rate hotel juga merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berlama-lama tinggal di Karo khususnya kota wisata Berastagi,” jelas Terkelin.

Pernyataan Bupati Karo tersebut dinilai sebagai sebuah kewajaran. Bagaimana tidak, akhir-akhir ini, keterpurukan dunia pariwisata terpantau jelas. Hal ini bahkan telah menjadi buah bibir ditengah masyarakat bahkan kalangan warga Karo di perantauan. Kondisi ini mengakibatkan anjloknya sumber penghasilan dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal, Kota Berastagi merupakan salah satu ikon penting pariwisata Kabupaten Karo. Berastagi sebagai pintu masuk Kabupaten Karo telah dikenal di tingkat dunia sejak jaman Belanda dulu. Objek wisata lain di Karo juga diketahui memiliki panorama indah di daerah pegunungan, air terjun, air panas serta kebudayaan yang unik.

Disamping itu, daerah Karo yang dikenal dengan kesejukan alamnya, juga merupakan daerah penghasil berbagai ragam buah-buahan dan sayur mayur. Hal ini terlihat dari mata pencaharian warganya yang mayoritas bertani. Ini merupakan sumber perhasilan utama masyarakat di kota dingin ini.

Menanggapi kondisi itu, GM Grand Orri Hotel & Convention Berastagi, Herry Donald Manullang menjelaskan, pihaknya sangat mendukung Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karo dalam peningkatan sektor pariwisata. Disamping itu, pihaknya juga berharap mendapat dukungan yang sama dari Pemkab Karo.

Terkhusus untuk Hotel Grand Orri, kata dia, pihaknya berharap agar Pemkab Karo dapat segera meningkatkan akses jalan menuju ke lokasi hotel tersebut. Hal ini dimaksudkan agar lebih memudahkan para tamu hotel untuk bertamu. “Kami yakin ada harapan dari Pemkab Karo untuk usulan tersebut,” harap Herry.

Sebaliknya, pihaknya juga berjanji akan tetap bersinergi bagaimana pembangunan pariwisata di Karo ini dapat lebih meningkat.

Menambahkan itu, GM Hotel International Sibayak, Dedi Nelson menjelaskan, salah-satu upaya peningkatan pariwisata Karo yakni dengan menampilkan atraksi-atraksi budaya dan itu wajib dilaksanakan. Selain itu, kata dia, peta wisata (Map) harus dipermanenkan. “Atraksi budaya harus konsisten dan wajib dilaksanakan. Untuk mempermudah tamu-tamu kita, Mapnya juga harus dipermanenkan,” tutup Dedi didampingi GM Hotel Sinabung Syahriadi, dan GM Green Garden Firman Bangun.

  • FERRI
Ke Atas