PRO-DESA

Pemkab Karo dan Tanoto Foundation Sosialisasikan Program Pelita Pendidikan

Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang bersama perwakilan Tanoto Foundation berfoto bersama para kepala sekolah mitra, guru fasilitator dan pengawas sekolah. KABAR SUMUT/Ist

print
TANAH KARO – KABAR SUMUT

Pemkab Karo bekerjasama dengan Tanoto Foundation menggelar Sosialisasi Program Pelita Pendidikan. Pendidikan praktik baik dalam pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah ini digelar di aula Kantor Bupati Karo, Senin (17/9/2018). Sosialisasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang.

Perwakilan Tanoto Foundation, Fian Falopi menjelaskan, tujuan utama dalam program pelita pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas/mutu pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) melalui pengembangan praktik-praktik baik dalam pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah.

Disamping itu, kata dia, mendukung pemerintah daerah dalam menyebarluaskan praktik-praktik baik ke sekolah-sekolah di daerah masing-masing dan mendukung lembaga pendidikan tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu guru.

“Fokus utama program ini adalah peningkatan hasil belajar siswa melalui  perubahan proses pembelajaran yang lebih aktif dan perubahan lewat kepemimpinan, manajemen dan peran serta masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak para kepala sekolah dan pengawas untuk terlibat dalam program ini,” jelas Fian.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Karo terdapat 24 sekolah mitra dan 32 guru fasilitator dalam program pelita pendidikan ini.

Sementara, Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang mengatakan, program pelita pendidikan dari Tanoto Foundation ini sangat penting dan relevan untuk menjawab tantangan-tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang.

“Program ini akan fokus pada peningkatan mutu guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah di jenjang pendidikan dasar. Program ini cukup serius dalam mempersiapkan sumber daya sekolah untuk menjadi dasar pendidikan anak anak sebelum naik ke jenjang berikutnya,” jelas Cory.

Dalam kesempatan ini, ia menghimbau kepada para kepala sekolah, guru dan pengawas sekolah agar serius menjalani program ini. Ia juga meminta para kepala sekolah agar merubah gaya kepemimpinan yang lebih transparan akomodatif dan lebih berorientasi kepada mutu pendidikan.

Selain itu, ia menekankan agar para guru lebih aktif dan inovatif dalam cara mengajar. Kepada pengawas sekolah, ia juga meminta agar semakin rajin mengunjungi sekolah dan tidak hanya sekedar mengawasi, tetapi justru lebih banyak membantu kepala sekolah dan guru agar fokus pada dunia pendidikan.

“Guru yang luar biasa akan mampu menghasilkan generasi muda yang hebat. Kita harus yakin bahwa pelatihan guru akan menjadi gelombang masa depan bagi Indonesia dengan tujuan akhir menjadikan siswa sebagai anak di masa depan,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya, dari Tanoto Foundation yakni Yusri Nasution, Arifin Raymond L Tobing, Rimbananto, Dwi Ratih Yuliningrum, Jefri Sipayung, Hanas Tosis Tindaon, Mutazar, Abdy Imanuel Sinulinga dan Evan Sugiharto.

Dari Kabupaten Karo diantaranya, anggota DPRD Karo Mansur Ginting dan Sarijon Bako, Sekretaris Dinas Pendidikan Irwan Ganti Tarigan, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karo Muksin Batubara, para kepala sekolah mitra, guru fasilitator dan pengawas sekolah.

  • FERRI
Ke Atas