KARO

Bupati Karo Buka Survei Akreditasi Puskesmas Merek Tahun 2018

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi anggota DPRD Karo Firman Firdaus Sitepu, Kepala Dinas Kesehatan Karo drg. Irna Safrina br Sembiring Meliala dan lainnya berfoto bersamaKetua tim surveior Akreditasi dari Kemenkes RI, dr. Noerzamanti Lies Karmawati M.Kes. KABAR SUMUT/Ist

print
TANAH KARO – KABAR SUMUT

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi anggota DPRD Karo Firman Firdaus Sitepu, Kepala Bappeda Ir.Nasib Sianturi M.Si, Kepala Dinas PPPA dr. Hartawaty br Tarigan, Direktur RSU Kabanjahe dr. Arjuna Wijaya, membuka acara Survei Akreditasi UPTD Merek Tahun 2018 di Kecamatan Merek, Senin (15/10/2018).

Pembukaan Akreditasi Puskesmas Merek tahun 2018 ini dihadiri oleh tim surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Noerzamanti Lies Karmawati M.Kes, Zatwrti SKM S.Kep.Ns dan drg. Enizar Noerdin.

Dalam sambutannya, Terkelin menyampaikan, pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemkab Karo, sekaligus berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan kesehatan melalui perluasan jangkauan kesehatan dan peningkatan mutu kesehatan secara berkesinambungan yang dapat dicapai melalui Akreditasi Puskesmas.

“Berhasilnya pembangunan kesehatan pada hakikatnya menuntut kerjasama yang lebih sinergis antara Pemkab Karo, stakeholder dan seluruh masyarakat. Akreditasi Puskesmas merupakan pengakuan terhadap Puskesmas yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI,” jelasnya.

Disamping itu, kata dia, Akreditasi Puskesmas ini merupakan amanah pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dan Permenkes No. 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, tempat praktik mandiri dokter dan dokter gigi.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan dan memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh tim surveior dalam Akreditasi Puskesmas ini. Ia juga mengharapkan agar tim surveior dapat memberikan pembinaan dan arahan untuk Puskesmas Merek dalam menjalani survey akreditasi ini.

“Dengan demikian, tahun berikutnya diharapkan seluruh Puskesmas di Karo dapat terakreditasi. Terima kasih kepada semua pihak dalam persiapan akreditasi Puskesmas Merek ini. Kerja tim yang solid, lintas sektor yang mendukung serta partisipasi masyarakat, khususnya tim surveior Kemenkes RI,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Karo drg. Irna Safrina br Sembiring Meliala menyampaikan, akreditasi ini sudah berjalan sejak September 2018 lalu. Dimana, kata dia, tim surveior selaku tim penilaian dari Kemenkes RI dan sudah melaksanakan tugasnya di beberapa Puskesmas di Karo.

Dipaparkan, hingga kini sudah ada 4 puskesmas yang dilakukan penilaian oleh tim surveior diantaranya, Puskesmas Berastagi, Lau Baleng, Mardinding dan Singa. “Bulan Oktober 2018 ini akan ada dua puskesmas yang akan dilakukan penilaian yaitu saat ini Puskesmas Merek yang dinilai mulai tanggal 14 – 17 Oktober, selanjutnya Puskesmas Tiga Nderket,” jelasnya.

Berdasarkan amatan KABAR SUMUT, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH menyematkan pakaian Karo uis nipes kepada Ketua tim surveior Akreditasi dari Kemenkes RI, dr. Noerzamanti Lies Karmawati M.Kes. Penyematan kain budaya Karo ini sebagai tanda tamu kehormatan.

Turut hadir dalam pembukaan Akreditasi Puskesmas Merek tahun 2018 ini diantaranya, Camat Merek Tomi Sidabutar, Muspika Merek, Kepala Puskesmas UPTD Merek dr. Bartolomeus Karo-Karo, para pegawai Puskesmas Merek dan Ibu-Ibu PKK Kecamatan Merek.

  • FERRI
Ke Atas