KARO

Ini Manfaat Besar Konsumsi Ikan Menurut Wakil Bupati Karo

Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karo, Ir. Metehsa Purba berfoto bersama usai pelaksanaan kegiatan. KABAR SUMUT/Ist

print
TANAH KARO – KABAR SUMUT

Dinas Perikanan Kabupaten Karo menggelar kegiatan nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Rabu (21/11/2018). Kegiatan ini diikuti oleh pelajar Sekolah Dasar di Karo.

Pelaksanaan kegiatan bertema, “Makan Ikan Setiap Hari Sehat dan Pintar” ini, bertujuan untuk menumbuhkembangkan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan setiap hari.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang mengatakan, program nasional ini merupakan kerjasama Kementerian Kesehatan RI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI guna mempromosikan penggunaan pangan berbasis komoditas perikanan.

“Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan. Dalam implementasinya, Gemarikan dilakukan untuk mengakselerasi peningkatan konsumsi ikan,” jelas Cory.

Menurutnya, pelaksanaan Gemarikan perdana ini bukan hanya tugas dari Dinas Perikanan dan Dinas Kesehatan saja, namun tugas bersama antar instansi terkait. Karena dengan meningkatnya konsumsi ikan masyarakat Indonesia khususnya di Karo, akan turut mendukung pemerintah pusat dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

Untuk itu, kata dia, dalam pelaksanaan kegiatan nasional Gemarikan, diperlukan suatu koordinasi lintas lembaga, lintas sektoral, lintas profesi dan lintas budaya. Langkah ini membutuhkan strategi baru yang melibatkan seluruh komponen.

“Dengan demikian, langkah ini mampu membangunkan kesadaran masyarakat Karo untuk memilih ikan sebagai sumber protein utama dalam menu makanan keluarga. Terlebih bagi anak-anak yang membutuhkan konsumsi ikan yang tinggi guna tercipta generasi sehat, cerdas dan pintar,” pungkasnya.

Lebih lanjut disampaikan, kecerdasan terbentuk berawal dari perpaduan faktor genetis, kultur dan lingkungan. Bibit pintar akan tumbuh jika di antara ketiga faktor tersebut tumbuh sinergi yang saling melengkapi. Secara genetis, orang tua cerdas akan menurunkan anak-anak yang cerdas.

Akan tetapi, jelasnya, kecerdasan akan tampak jika kebiasaan sehari-hari (kultur) termasuk pola konsumsi turut mendukung serta ditunjang oleh lingkungan yang kondusif. Selain itu, untuk meningkatkan kecerdasan otak, turut dipengaruhi oleh kultur pra dan pasca kelahiran, terutama menyangkut ‘makanan otak’.

“Oleh karena itu, mengkonsumsi ikan sangat dianjurkan. Selain mengandung docosahexaenoic acid (DHA), ikan juga mengandung eicosapentaenoic acid (EPA). DHA dan EPA secara bersama dikenal sebagai Omega 3, yang sudah dikenal dapat mencegah serangan jantung, stroke dan impotensi,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karo, Ir. Metehsa Purba menghimbau agar ikan yang akan dikonsumsi harus memenuhi persyaratan diantaranya, tidak tercemar logam berat dan masih segar. Menurutnya, ikan segar tidak bau amis, dagingnya kenyal, ekornya tidak kering dan menghitam serta mata tidak berwarna merah.

“Hindari ikan yang ditumpuk bersama hewan laut lainnya seperti kepiting, kerang dan udang. Ini akan menyebabkan kontaminasi silang. Oleh karena itu, sejak dini ajarkan anak-anak kita untuk sering mengkonsumsi ikan setiap hari,” harapnya.

Berdasarkan amatan KABAR SUMUT, kegiatan nasional ini dirangkai dengan lomba senam sehat Gemarikan yang diikuti para pelajar Sekolah Dasar se-Kecamatan Kabanjahe. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Cabang Bank Sumut Kabanjahe Muhammad Zaini.

  • FERRI
Ke Atas