KARO

Berdiskusi Bersama Bupati Karo, ini Catatan Penting Ketua PWI Pusat

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH berdiskusi bersama Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari didampingi pengurus PWI Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat. KABAR SUMUT/Ist

print
TANAH KARO – KABAR SUMUT

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2018 – 2023, Atal Sembiring Depari berkunjung ke Kantor Bupati Karo, Kamis (29/11/2018). Kunjungan ini dilakukan sejak ia terpilih pada Kongres PWI ke 24 di Kota Solo pada bulan lalu.

Kunjungan Atal Depari disambut oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH di ruang kerjanya. Keduanya berdiskusi terkait insan pers mitra pemerintah, sekaligus memberikan sejumlah masukan dan kritikan secara konstruktif terkait pembangunan Kabupaten Karo.

Dalam pertemuan ini, Atal Depari didampingi oleh Ketua PWI Perwakilan Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat, Drs. Alexander Ginting; Sekretaris, Justianus Purba dan Anggota, Robert Tarigan SH dan Drs. Daniel Manik.

Dalam kesempatan ini, Atal Depari memberikan sejumlah catatan penting masukan sebagai saran positif bagi Pemkab Karo yang sesuai dengan dinamika berkembang di lapangan. Hal ini dicetuskan untuk kedepan dapat sebagai konsolidasi bagi Pemkab Karo dan insan pers.

“Terkait sektor pariwisata di Desa Tongging, Berastagi dan lainnya, sangat perlu dibenahi/ ditata kembali, baik kebersihan dan pengelolaannya. Pembangunan pariwisata di Karo harus didukung semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat,” jelas Atal.

Ia menilai, sudah saatnya Pemkab Karo fokus dalam membangun pariwisata, karena sektor ini dapat digali. Apalagi, devisa negara nomor tiga berasal dari pariwisata. Terlebih objek wisata alam Karo sangat indah dan beragam didukung udaranya yang sejuk sepanjang musim.

Disamping itu, kata dia, pertanian sebagai sektor andalan Karo, agar diperhatikan secara serius dan harus menjadi skala prioritas. Oleh sebab itu, ia menilai pemerintah perlu melakukan pembenahan menyeluruh dari sisi data maupun kebijakan pertanian yang berkaitan dengan industri. Hal ini guna mendukung pertanian dan industri nasional.

“Setiap petani, baik pada tataran individu maupun komunal, beserta satuan ruang yang menjadi tempat tercipta dan terjadinya rangkaian dinamika pertanian, harus menjadi subjek utama yang harus selalu dijaga, diperkokoh dan diperbesar eksistensinya guna menjamin terciptanya kedaulatan pangan,” pungkasnya.

Lebih lanjut, ia meminta Bupati Karo agar memberdayakan insan pers di Karo secara maksimal. Menurutnya, anggaran Humas dan Protokol Pemkab Karo agar ditambah tahun depan serta membuat program, seperti pelatihan dan studi banding guna meningkatkan kualitas wartawan daerah ini.

Tidak kalah pentingnya, lanjutnya, keberadaan insan pers baik media cetak maupun media online agar didata ulang melalui administrasi, verifikasi dan sertifikasi. Untuk itu, ia meminta Pemkab Karo berkolaborasi dengan wartawan dalam program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang saat ini sedang dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk Sumut.

“UKW akan memantapkan profesionalitas, wawasan dan etika wartawan. Dengan UKW, akan menyadarkan wartawan bahwa profesi jurnalis adalah tugas mulia. Intinya, Humas dan Protokol Pemkab Karo harusnya kreatif dan inovatif,” tutupnya.

Sementara, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Ketua PWI Pusat, Atal Depari untuk berdiskusi demi kemajuan Karo. Menurutnya, sejumlah catatan yang disampaikan tadi akan menjadi evaluasi untuk segera ditindaklanjuti.

“Ada beberapa poin penting, terlebih terkait insan pers di Karo. Akan kita konsolidasikan dengan PWI Karo dan lainnya, agar dapat diberdayakan sebagai mitra pemerintah. Selama ini hubungan kita sudah cukup baik dengan rekan – rekan pers sebagai sosial kontrol kinerja OPD se jajaran Pemkab Karo,” tutupnya.

  • FERRI
Ke Atas