KARO

Bupati bersama Forkopimda Karo Hadiri Rakor Jelang Pemilu 2019

Keterangan Gambar : Bupati Karo Terkelin Brahmana SH bersama Forkopimda saat menghadiri Rakor jelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019. KABAR SUMUT/Ist

print
MEDAN – KABAR SUMUT

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH bersama Forkopimda menghadiri rapat koordinasi (rakor) jelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 di ruang rapat Raja Inal Siregar Lt. II Kantor Gubernur Sumut Jalan P. Diponegoro No. 30 Medan, Jumat (15/2/2019).

Rakor yang dibuka dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai permasalahan dan hambatan yang mungkin bisa terjadi.

Turut hadir bersama Bupati Karo diantaranya, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara SE, Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu SIK, Kasat Pol PP dan Damkar Hendrik Philemon Tarigan AP M.Si, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs. Indra Jaya Bangun.

Menurut Terkelin, dalam rakor tersebut disampaikan agar setiap kepala daerah menekankan ulang kembali kepada semua jajaran ASN agar menjaga netralitas Pemilu dan tidak ada keberpihakan ke salah satu kandidat atau para kontestan yang ikut bertarung dalam Pemilu mendatang.

“Semua pihak harus ikut menjaga cipta kondisi Pemilu, agar pelaksanaan pemilu 2019 ini berjalan aman dan lancar. Jika ada oknum ASN yang tidak netral dan ikut mendukung atau mengkampanyekan salah satu paslon, akan diproses sesuai ketentuan dan perundang – undangan yang berlaku,” tegas Terkelin.

Kemudian, lanjutnya, sesuai arahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk data pemilih, khususnya di Karo agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berperan untuk mendata dan melakukan perekaman E-KTP lanjutan. Khusus untuk warga binaan di Rutan Kabanjahe, diinstruksikan untuk segera ditindaklanjuti.

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs. Indra Jaya Bangun menyatakan sudah melakukan perekaman E-KTP bagi warga binaan di Rutan Kabanjahe. Meski demikian, kata dia, ada beberapa yang belum tercover. “Ini akan segera kita lanjutkan agar semua terdata nantinya,” jelasnya.

Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu SIK mengungkapkan, pihak Polri dan TNI kedepan melakukan penguatan koordinasi bersama guna memaksimalkan pengamanan serta menyatukan persepsi jelang Pemilu 2019. Disamping itu, bersinergi serta  membahas rencana operasi bersama sekaligus menunggu petunjuk teknis (juknis) komando atas.

“TNI/Polri berharap pelaksanaan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan tertib dan damai. Hal inilah yang mendasari, kami sepakat dan berharap bisa maksimal untuk pengamanan sehingga pesta demokrasi ini menjadi pesta bagi rakyat,” tutur Benny.

Hal senada disampaikan Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara SE. Ia menyatakan pihaknya mendukung penuh pengamanan yang dilakukan Polres Karo jelang dan saat pemilu berlangsung di Karo. Pihaknya akan berpedoman pada Protap serta ketentuan yang berlaku dalam peran TNI yang tertuang No. 34 tahun 2004.

“TNI wajib netral, ini sudah harga mati. Ini sudah sering disosialisasikan kepada prajurit di jajaran teritorial Kodim 0205/TK. Wajib bersikap netral, tidak boleh ikut berpolitik, apalagi mendukung salah satu kandidat paslon. Jika terbukti tidak netral, akan diproses dan ditindak tegas,” tutupnya.

  • FERRI
Ke Atas