Medan, KABARSUMUT.com Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) diminta segera meningkatkan status pengusutan kasus penyelewengan pajak reklame dari penyelidikan (lid) ke penyidikan (dik). Pasalnya dalam kasus ini sudah ada indikasi kerugian negara begitu besar.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Muslim Muis, baru-baru ini kepada wartawan. Selain meningkatkan status, kejaksaan juga segera menetapkan tersangkanya.

Sebagaimana tindaklanjut pengusutan kasus ini, tim penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu sudah menemukan adanya indikasi kerugian negara dalam kasus ini. Ini berdasarkan bukti dan keterangan sejumlah mantan pejabat Dinas Pertamanan Kota dan Medan, serta sejumlah pengusaha reklame di Medan.

Tingkatkan status

Adanya hal itu, lanjut Muslim, sudah pantas kejatisu meningkatkan statusnya. Selain itu, pihak Kejatisu dalam kasus ini juga diminta untuk tidak memperlambat pengusutan, karena bisa saja menimbulkan opini negatif dari masyarakat. Seperti, Kejatisu dianggap tidak mampu mengusut atau terkesan tebang pilih.

Hal senada dikatakan praktisi hukum Julheri Sinaga kepada wartawan secara terpisah. Katanya, karena telah menemukan indikasi kerugian negara sudah selayaknya kasus ini ditingkatkan dan diungkap siapa pelaku sebenarnya, apakah itu pejabat maupun mantan pejabat Dinas Pertamanan Kota Medan, atau para pengusaha reklame.

Sebelumnya, Kepala Kejatisu Sution Usman Adji usai serah terima jabatan sejumlah pejabat di Kejatisu beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus pengemplangan pajak reklame tersebut.

Pihaknya membutuhkan waktu meneliti lebih jauh mengenai indikasi kerugian negara itu, agar tidak ada kecerobohan untuk meningkatkan status ini. Apalagi untuk menetapkan tersangka pihaknya harus teliti, sehingga tidak ada celah bagi tersangka untuk mengelak.

Penelitian

Berita sebelumnya, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu, Erbindo Saragih mengatakan, penelitian terhadap keterangan beberapa pengusaha reklame dan pejabat Dinas Pertamanan Medan yang dipanggil pihaknya, untuk melihat modus terjadinya dugaan korupsi pajak reklame di Kota Medan.

Hasil penyelidikan tim pidsus, dalam kasus ini ditemukan adanya indikasi kerugian negara, namun berapa besar jumlahnya, Erbindo belum bisa menyebutkannya karena kasus ini masih dalam tahap pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan).

Apa saja diteliti tim pidsus , Erbindo mengatakan, pihaknya meneliti lebih jauh soal apakah pajak yang disetorkan pengusaha reklame/iklan benar ke Dinas Pertamanan Kota Medan. Sebaliknya, mengetahui apakah pengusaha reklame dan Dinas Pertamanan Medan ada melakukan kecurangan atas pajak tersebut, sehingga diketahui siapa sebenarnya yang ‘bermain’.

Kasus ini diselidiki atas laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, sekitar 121 perusahaan reklame diduga tidak membayar pajak dan retribusi kepada Pemko Medan, melalui Dinas Pertamanan Kota Medan, sejak tahun 2006-2009 yang menimbulkan kerugian negara hingga Rp18 miliar lebih. Ratusan reklame berbagai ukuran yang memenuhi Kota Medan, diduga tak memberi kontribusi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Share on:

Facebook   

Tambah Komentar


Kode Pengaman
Refresh

Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.

Redaksi: redaksi[at]kabarsumut.com
Informasi pemasangan iklan
iklan[at]kabarsumut.com,
telepon 0819-19702200, 061-77612200.

Kabar Terbaru

Foto Berita 

Kampus

IPB Deklarasikan Hari Kebangkitan; Pendidikan Pertanian

News image

Bogor, KABARSUMUT.com - Menuju Swasembada Sesungguhnya. Institut Pertanian Bogor mendeklarasikan tanggal 27 April sebagai Hari Kebangkitan Pendidikan ... Baca

Rabu, 2 Mei 2012

USU Siap Jadi Kampus Hijau; Ditanami 3.000 Bibit Pohon

News image

Medan, KABARSUMUT.com - Universitas Sumatera Utara akan dijadikan kampus hijau yang ditandai dengan penanaman 3.000 bibit pohon sebagai bentuk kepedu... Baca

Kamis, 12 April 2012

Mahasiswa IPB Siap Majukan Bangsa Melalui FFI

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Komunitas Intelektual Muda, Forum for Indonesia mengajak mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) memajukan wadah forum te... Baca

Jumat, 30 Maret 2012

Sekolah

Honda Kembangkan Kurikulum Teknik SMK

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - SMK Jadi Pilihan Utama. Sebagai salah satu bentuk dukungan Honda terhadap kemajuan dunia pendidikan di Tanah Air, PT Astra ... Baca

Rabu, 16 Mei 2012

Indonesia Gandeng Thailand Kembangkan SMK

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - School Partnership. Guna mengembangkan dan memajukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kedua negara, Indonesia dan Thailand b... Baca

Jumat, 11 Mei 2012

Citra Schoolympic Sambut Hardiknas 2012

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Citra mendorong anak muda khususnya siswa SMA dan yang sederajat untuk aktif ber... Baca

Kamis, 3 Mei 2012

Kegiatan

Indosat Internet Dukung Pendidikan; Peringati Hardiknas 2012

News image

Surabaya, KABARSUMUT.com - Meningkatkan kualitas pendidikan khususnya melalui penggunaan teknologi informasi. Berkontribusi dalam berbagai kegiatan d... Baca

Jumat, 4 Mei 2012

FONTERRA & CHILDFUND Kukuhkan Komitmen PAUD Indonesia

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Program kerjasama pengembangan komunitas yang menjembatani kesenjangan pendidikan anak usia dini di tujuh desa di IndonesiaF... Baca

Jumat, 4 Mei 2012

Mahasiswa Padang Tanam 300 Bibit Cemara Laut Di Teluk Buo

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Peringati Hari Bumi, puluhan mahasiswa kelompok pecinta alam Politeknik Negeri Padang dan berbagai kampus lainnya di Padang... Baca

Senin, 23 April 2012