Penulis : Budiah Sari Siregar


KABARSUMUT.COM - Danau Toba, danau terbesar di Indonesia ini memiliki begitu banyak potensi dalam berbagai bidang yang sangat sayang jika tidak ditangani dengan baik. Tidak hanya memiliki andil besar dalam keseimbangan ekosistem dunia, danau Toba juga berpotensi kuat untuk dijadikan andalan dalam pengembangan sektor ekonomi masyarakat luas, khususnya masyarakat yang bermukim di Kawasan Danau Toba (KDT) dan Sumut.


Terdapat beberapa sektor yang jika dikembangkan akan meningkatkan sektor ekonomi Sumut ke depannya. Sektor pertama adalah sektor pariwisata. Danau Toba memiliki berbagai kriteria daerah untuk dijadikan Daerah Tujuan Wisata (DTW) tingkat dunia. Dari mulai alam, budaya, kesenian, kuliner maupun produk kerajinan penduduk lokal. Geowisata dan wisata budaya sangat bagus dikembangkan di KDT.


Sejarah terbentuknya dan kondisi fisik danau Toba sangat mendukung untuk dikembangkannya geowisata. Kondisi geografis di sekitarnya yang merupakan perbukitan dan hutan tropis menjadi daya tarik tersendiri. Sebagai danau vulkanik terluas di dunia, kepopuleran danau Toba telah terdengar hingga taraf internasional. Hal ini menarik pengunjung untuk datang tidak hanya menikmati keindahan alamnya saja, tetapi juga mengadakan penelitian berkaitan dengan sejarah terbentuknya danau ini secara ilmiah.


Wisata budaya juga memiliki prospek bagus untuk dikembangkan seiring dengan geowisata. KDT yang merupakan asal sekaligus tempat bermukimnya masyarakat asli batak adalah aset berharga untuk menarik wisatawan. Suku batak yang kaya dengan produk budaya yang unik dan khas adalah juga mengandung unsur wisata bernilai jual tinggi.


Selain dua hal di atas, nilai estetika juga melekat pada alam danau Toba. Keindahan alam danau Toba tak perlu diragukan lagi. Tak akan bosan mata memandang tiap sisi danau yang terbentuk akibat letusan gunung Toba sekitar 75.000 tahun silam ini. Pulau Samosir, gugusan perbukitan dan hutan tropisnya, sungguh indah menawan siapapun yang memandang.


Potensi ekonomi lainnya adalah pemanfaatan air danau Toba untuk pembangkit listrik.
Kesemua hal di atas sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Danau Toba sudah dijadikan tempat wisata, pembangkit listrik sudah dibangun. Harusnya masyarakat bisa hidup makmur dari hasil aktifitas wisata di KDT. Harusnya tak perlu ada pemadaman listrik untuk wilayah Sumut. Faktanya seperti yang terlihat saat ini, pencapaian ekonomi yang salah satu indikatornya dilihat dari tingkat kemakmuran rakyat, masih jauh dari kata sukses.


Dengan berbagai potensi yang dimiliki danau Toba, sangat memungkinkan untuk peningkatan mutu ekonomi masyarakat Sumut. Namun pada kenyataannya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Jumlah wisatawan yang datang ke danau Toba masih jauh di bawah Bali atau Jogja. Berbagai isu tentang menurunnya permukaan air danau Toba yang juga artinya menurunkan produksi listrik yang dihasilkan.


Terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki berkaitan dengan kegagalan Sumut memanfaatkan potensi danau Toba untuk memajukan perekonomian Sumut. Diantaranya yakni :

 

  1. Pemeliharaan budaya. Produk budaya merupakan satu hal yang menjadi daya tarik sebuah DTW. Danau Toba dengan suku batak yang bermukim di KDT sebenarnya telah memiliki hal itu. Namun sayangnya, kian hari masyarakat justru meninggalkan kesenian, adat istiadat serta budaya mereka. Tak terkecuali masyarakat batak. Turis asing berbondong-bondong ke danau Toba selain ingin melihat alamnya juga ingin melihat tradisi lokal. Kita justru berlomba-lomba agar terlihat kebarat-baratan. Masyarakat harus sadar dan kembali mempertahankan budaya lokal agar tak hilang, sekaligus untuk menarik kembali wisatawan.
  2. Penggalakkan kembali sapta pesona Dilihat dari gelagatnya, pelaku pariwisata di KDT tampaknya kurang memahami makna sapta pesona. Banyak turis domestik yang mengeluh akan sikap apriori penjual aksesoris di KDT. Sapta pesona diterapkan bukan untuk turis mancanegara saja, justru turis domestik haruslah menjadi fokus perhatian.
  3. Perbaikan infrastruktur.  Hal ini sangat penting diperhatikan. Dukungan infrastruktur yang baik akan menimbulkan kesan yang baik pula di hati para pengunjung. Apalagi negara yang masyarakatnya suka bepergian, rata-rata adalah masyarakat dari negara maju yang infrastruktur di negaranya sangat baik.
  4. Pemeliharaan alam. Danau Toba memegang peranan penting dalam keseimbangan ekosistem dunia. Pemanfaatannya harus tetap memperhatikan keseimbangan alam. Jangan sampai merusaknya hanya untuk mengejar nilai ekonomi semata.
  5. Kerja sama seluruh pihak. Memanfaatkan dan menjaga keseimbangan alam danau Toba memerlukan kerjasama seluruh pihak. Masyarakat, pemerintah dan seluruh stekholder terkait. Tak cukup hanya kesadaran masyarakat. Tak cukup hanya niat baik pemerintah. Seluruh pihak harus ikut serta..


Danau Toba memiliki potensi besar untuk menjadi sumber sekaligus membangkitkan sektor ekonomi Sumut. Tidak mudah memang untuk mencapai ke titik tersebut ditengah kecamuk masalah global. Namun harus diingat, danau Toba memiliki potensi itu. Tinggal bagaimana kita sebagai masyarakat Sumut dalam mengambil sikap, mengabaikannya atau segera atur strategi sebelum diambil alih oleh investor asing seperti potensi-potensi lain di negeri ini.

Biodata Penulis :
Nama             : Budiah Sari Siregar
Judul Artikel   : Danau Toba dan Potensi Ekonomi yang Dimilikinya
Ttl               : Piasa Ulu, 12 Juni 1987
Email           : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it


Share on:

Facebook   

Tambah Komentar


Kode Pengaman
Refresh

Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.

Redaksi: redaksi[at]kabarsumut.com
Informasi pemasangan iklan
iklan[at]kabarsumut.com,
telepon 0819-19702200, 061-77612200.

Kabar Terbaru

Foto Berita 

Kampus

IPB Deklarasikan Hari Kebangkitan; Pendidikan Pertanian

News image

Bogor, KABARSUMUT.com - Menuju Swasembada Sesungguhnya. Institut Pertanian Bogor mendeklarasikan tanggal 27 April sebagai Hari Kebangkitan Pendidikan ... Baca

Rabu, 2 Mei 2012

USU Siap Jadi Kampus Hijau; Ditanami 3.000 Bibit Pohon

News image

Medan, KABARSUMUT.com - Universitas Sumatera Utara akan dijadikan kampus hijau yang ditandai dengan penanaman 3.000 bibit pohon sebagai bentuk kepedu... Baca

Kamis, 12 April 2012

Mahasiswa IPB Siap Majukan Bangsa Melalui FFI

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Komunitas Intelektual Muda, Forum for Indonesia mengajak mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) memajukan wadah forum te... Baca

Jumat, 30 Maret 2012

Sekolah

Honda Kembangkan Kurikulum Teknik SMK

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - SMK Jadi Pilihan Utama. Sebagai salah satu bentuk dukungan Honda terhadap kemajuan dunia pendidikan di Tanah Air, PT Astra ... Baca

Rabu, 16 Mei 2012

Indonesia Gandeng Thailand Kembangkan SMK

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - School Partnership. Guna mengembangkan dan memajukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kedua negara, Indonesia dan Thailand b... Baca

Jumat, 11 Mei 2012

Citra Schoolympic Sambut Hardiknas 2012

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Citra mendorong anak muda khususnya siswa SMA dan yang sederajat untuk aktif ber... Baca

Kamis, 3 Mei 2012

Kegiatan

Indosat Internet Dukung Pendidikan; Peringati Hardiknas 2012

News image

Surabaya, KABARSUMUT.com - Meningkatkan kualitas pendidikan khususnya melalui penggunaan teknologi informasi. Berkontribusi dalam berbagai kegiatan d... Baca

Jumat, 4 Mei 2012

FONTERRA & CHILDFUND Kukuhkan Komitmen PAUD Indonesia

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Program kerjasama pengembangan komunitas yang menjembatani kesenjangan pendidikan anak usia dini di tujuh desa di IndonesiaF... Baca

Jumat, 4 Mei 2012

Mahasiswa Padang Tanam 300 Bibit Cemara Laut Di Teluk Buo

News image

Jakarta, KABARSUMUT.com - Peringati Hari Bumi, puluhan mahasiswa kelompok pecinta alam Politeknik Negeri Padang dan berbagai kampus lainnya di Padang... Baca

Senin, 23 April 2012