KARO

Relawan Karo Erdilo Canangkan Pembersihan dan Penghijauan

Gunung Sibayak Penuh Sampah

print
Deklarasi Gerakan Penanaman pohon aren untuk di tanam di Lereng hingga puncak Gunung Sibayak oleh Ketua Presidium Gerakan Karo Erdilo Roy Fachraby Ginting SH M.Kn di dampingi relawan muda Denhas Sembiring Maha, Desnalri Sinulingga, Yosua Salang Say Effendy Ginting Munthe, Pelin Depari, Rio Ginta Ginting dan Daniel Bangun di kaki Gunung Sibayak

Deklarasi Gerakan Penanaman pohon aren untuk di tanam di Lereng hingga puncak Gunung Sibayak oleh Ketua Presidium Gerakan Karo Erdilo Roy Fachraby Ginting SH M.Kn di dampingi relawan muda Denhas Sembiring Maha, Desnalri Sinulingga, Yosua Salang Say Effendy Ginting Munthe, Pelin Depari, Rio Ginta Ginting dan Daniel Bangun di kaki Gunung Sibayak

TANAH KARO | KABAR SUMUT

Gerakan Karo Erdilo dengan motto asak terus kembali melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang jalan pendakian hingga puncak Gunung Sibayak Tanah Karo minggu lalu sekaligus mendirikan plang himbauan agar pendaki Gunung Sibayak menjadikan sampah sebagai oleh oleh untuk di bawa pulang ketika turun gunung.

Komunitas Karo Erdilo ini juga melakukan kegiatan penghijauan dengan membuat Gerakan menanam pohon aren di lereng hingga puncak Gunung Sibayak. Sehingga ke depan akan muncul kesadaran setiap pendaki untuk membawa sampah pulang dan adanya kesadaran untuk menanam satu pohon di Gunung Sibayak. Kita harapkan ke depan Sibayak menjadi hijau dan asri. Hal itu di katakan Ketua Presidium Gerakan Karo Erdilo Roy Fachraby Ginting SH M.Kn di dampingi relawan muda Denhas Sembiring Maha, Desnalri Sinulingga, Yosua Salang Say Effendy Ginting Munthe, Pelin Depari, Lloyd Reynord Ginting, Adrian Martari Tarigan, Wasit Ginting Alias Persira, Rio Ginta Ginting dan Daniel Bangun usai melakukan kegiatan rutin bakti sosial untuk negeri di seluruh Tanah Karo ini.

Menurut Roy Fachraby Ginting, Kegiatan bersih-bersih Gunung Sibayak dan penghijauan ini mendapat sambutan dan dukungan dari para pendaki dan juga diikuti oleh wisatawan asing yang turut berpartisipasi memungut sampah dan ikut melakukan penanaman puluhan pohon Aren yang sudah di persiapkan oleh relawan Gerakan Karo Erdilo.

Menurut Roy Fachraby Ginting, Gunung Sibayak merupakan Gunung yang paling diminati oleh anak muda di Sumatera Utara serta wisatawan yang merupakan pendaki lokal maupun luar daerah serta wisatawan asing. Namun pemandangan serta kelestarian Gunung Sibayak menjadi agak terganggu akibat ulah para pendaki yang ratusan bahkan ribuan setiap minggu membuang sampah secara sembarangan di jalur pendakian bahkan sampah telah mengotori kawah dengan botol botol minuman, plastik dan bungkus bungkus makanan.

Menurut Denhas Sembiring Maha, sampah dan serta minimnya fasilitas kebersihan merupakan masalah yang cukup serius di setiap daerah tujuan wisata di Tanah Karo serta di tengah-tengah masyarakat. Pemandangan objek wisata yang penuh sampah ini terjadi di sepanjang jalur pendakian, lereng dan puncak Gunung Sibayak dan hal ini sangat membuat kita prihatin dengan prilaku pendaki gunung yang jorok ini.

Sedangkan Desnalri Sinulingga mengharapkan perlunya kesadaran kita semua untuk menjaga kebersihan dan keindahan Gunung Sibayak dan ini menjadi warisan kita kepada anak cucu kita kelak. Kesadaran perlu di tumbuhkan tidak cukup hanya dengan pemberitahuan dan himbauan akan tetapi kita juga perlu dengan aksi nyata untuk pembersihan dan penghijauan Gunung Sibayak agar tetap asri, indah dan bersih katanya.

Ditambahkan Roy Fachraby Ginting, Sasaran utama untuk aksi bersih dan aksi penghijauan ini adalah untuk menimbulkan terapi kejut dan kesadaran para pendaki untuk menjaga kelestarian dan keindahan serta kebersihan Gunung Sibayak, sehingga aksi ini kita mulai dari jalur pendakian, lereng dan puncak Sibayak yang terkenal dengan batu cadas, area camping dan pos yang ada. Seluruh sampah yang di pungut dibawa turun ke bawah sampai ke pos lereng Sibayak dan Aksi bersih dan penghijauan ini di harapkan juga untuk mengetuk hati pemimpin Tanah Karo untuk fokus memperhatikan dan membenahi objek wisata Tanah Karo sebagai daerah tujuan wisata paforit di Sumatera Utara.

“Kita harapkan Pemkab Karo secara rutin mengirim mobil pengangkut sampah ke lereng Gunung Sibayak tempat di mana para pendaki sudah mengumpulkan sampah dari Gunung dan di samping itu Bupati Karo Terkelin Brahmana di harapkan meloby PLN untuk memasang fasilitas listrik di pos pemantauan di lereng Gunung agar situasi Kaki gunung tempat memulai pendakian aman dan nyaman bagi para pendaki Gunung Sibayak” Ujar Roy Fachraby Ginting

Salah seorang pendaki Desandrea, (37) mengaku, aksi bersih dan penghijauan ini sangat luar biasa dari para penggeraknya dan ini bukan perkara mudah membawa sampah dari puncak Gunung dan membawa bibit aren untuk naik gunung dan menanamkannya dan ini sungguh luar biasa dan semoga bisa di contoh dan diikuti oleh para relawsn pencinta alam lainnya sehingga aksi ini tetap berlanjut dilakukan setiap ada kesempatan. Tidak sampai disini saja, dengan adanya aksi ini, semoga kesadaran para pendaki akan kebersihan dan keindahan serta menjaga kelestarian Gunung Sibayak akan tetap tumbuh.

  • ROBINSON PURBA
Ke Atas