KARO

Pertanian Karo Dapat Tawaran Koneksi ke Negara Israel

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH berfoto bersama Pdt. Andy Ginting dan rombongan tim doa dari empat negara usai menggelar pertemuan. KABAR SUMUT/Ist

print
TANAH KARO – KABAR SUMUT

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH menerima silaturahmi rombongan Pdt. Andy Ginting bersama tim doa dari empat negara yakni Malaysia, South Africa,  China Shanghai dan Singapore di ruang kerjanya, Jumat (23/11/2018).

Bupati Karo didampingi anggota DPRD Karo Mansur Ginting ST, Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi M.Si, Kepala Dinas PUPR Ir. Paten Poerba dalam kesempatan ini memaparkan secara singkat dua potensi yang diandalkan daerah Karo sesuai kultur geografisnya yakni pertanian dan pariwisata.

“Kehadiran rombongan tim doa dari empat negara ini merupakan kehormatan luar biasa. Jadikanlah silaturahmi ini menjadi perekat hubungan untuk saling asah, asuh dan asih. Pemkab Karo siap menerima masukan, tawaran dan kerjasama jika dibutuhkan untuk memajukan Kabupaten Karo,” ungkap Terkelin.

Sementara, Pastor Alvin Cheah asal Malaysia selaku salah satu tim doa dari empat negara tersebut menjelaskan, kehadiran pihaknya untuk menawarkan pembangunan rumah doa (altar) ke Pemkab Karo.

“Rumah doa ini cocok dibangun di Karo. Bila hal ini terwujud, maka Kabupaten Karo akan banyak dikunjungi oleh negara negara lain seperti, China, Korea, Malaysia, Singapore dan Afrika,” tutur Pastor Alvin Cheah berbahasa Inggris yang diterjemahkan oleh Yohanes Kristanto.

Menurutnya, masih banyak negara lain yang akan datang ke Karo karena rindu mencari wajah Tuhan. Jika rumah doa sudah ada, ini adalah salah satu potensi yang dimiliki Karo untuk mendatangkan investor dan investasi.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya mempunyai jaringan (koneksi) dengan negara Israel untuk teknologi canggih alat-alat pertanian yang dapat dimanfaatkan guna keperluan pertanian di Karo. “Jika Pemkab Karo berkenan, kami siap memfasilitasi untuk memajukan pertanian Karo ke Israel,” tandasnya.

Lebih lanjut, jika Karo ingin maju, ia menyarankan agar segera membangun rumah doa. “Ini masukan beberapa negara. Tidak gampang menentukan daerah dalam pembangunan rumah doa. Untuk Karo, saya yakin negara-negara lain akan berkunjung karena rindu melihat rumah doa dan mencari kemuliaan Tuhan,” tutupnya.

Turut hadir dalam silaturahmi ini diantaranya, Pastor Gert dari South Afirika, Pastor Eve He dari China Shanghai, lynn Susan Tabitha dari Singapore, Cai Ying, Wen Chenggo, Wang Qin, Wang Dan berasal dari Negara China.

  • FERRI
Ke Atas